Postingan

Seorang Pria Menemukan Batu yang di Kira Emas, Ternyata Batu Meteroit Langka Berusia 4,6 Miliar Tahun

Melbourne -  Keberuntungan bisa datang kapan saja, tak mengenal waktu dan situasi. Seperti yang dialami David Opening, pencari emas yang menemukan meteorit langka berusia 4,6 miliar Tahun. Hole menemukan meteorit itu pada 2015 lalu, ketika mencari emas di Maryborough Regional Park dekat Melbourne, Australia, menggunakan detektor logam. Kala itu, dia menemukan batu berwarna kemerahan dengan bobot yang sangat berat tergeletak di tanah liat. Awalnya ia menduga meteorit itu adalah batu berisi emas. Ia menghabiskan waktu empat tahun untuk membelah batu, dengan harapan ada emas di dalamnya. Banyak cara yang Opening coba untuk membelah batu itu, mulai dari menggunakan palu godam, gergaji batu, hingga cairan asam. Tapi, hasilnya nihil. Hole yang heran dan penasaran dengan batu temuannya akhirnya pergi ke Melbourne Museum. Di sana, ia akhirnya mengetahui bahwa batu yang disimpan selama empat tahun itu adalah sebuah meteorit. "Meteorit ini memiliki penampakan agak melengkung akibat bagian ...

Seorang Perempuan Asal Argentina Berhasil Sembuh dari HIV Tanpa Pengobatan Akan Tetapi Karena Imunnya

Jakarta -  Seorang perempuan dari Argentina dikategorikan para peneliti sebagai seorang "pasien harapan" setelah sistem imunnya kemungkinan telah menyembuhkanya dari HIV. Pasien berusia 30 tahun ini menjadi orang kedua tercatat yang sistem imunnya bisa melawan penyakit mematikan jenis ini-- sembuh tanpa melakukan transplantasi sel induk jenis apapun. Dikutip dari South China Morning Blog Post, Rabu (17/11), perempuan yang dinamai " pasien Esperanza " itu karena memberikan harapan, menyerahkan sampel darah untuk dianalisis antara 2017 dan 2020. Dia memiliki 1,2 miliar sel darah yang dicari dan 500 juta sel jaringan plasenta dicari setelah dia melahirkan bayi HIV-negatif pada Maret 2020. Penulis penelitian ini, yang diterbitkan pada Senin dalam Records of Inner Medicine, mengatakan mereka percaya temuan mereka akan memberikan harapan bagi pengobatan jangka panjang kepada hampir 38 juta orang di seluruh dunia yang terkena HIV. "Penelitian kami menunjukkan bahwa pe...

Akhirnya Pakistan dan Milisi Taliban Lokal Melakukan Kesepakatan Gencatan Senjata Selama 1 Bulan

Jakarta -  Pakistan dan milisi Taliban lokal menyepakati gencatan senjata selama sebulan yang kemungkinan diperpanjang jika kedua belah pihak sepakat, menurut juru bicara pada Senin. Kesepatakan ini membuka kemungkinan perjanjian damai penuh untuk membantu mengakhiri pertumpahan darah yang telah berlangsung bertahun-tahun. Taliban Pakistan atau Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP), merupakan gerakan yang terpisah dari Taliban Afghanistan dan telah bertarung bertahun-tahun untuk menggulingkan pemerintah di Islamabad dan memerintah di negara berpenduduk 220 juta jiwa itu dengan menerapkan Syariat Islam. Di masa lalu berbagai upaya untuk mencapai kesepakatan damai mengalami kegagalan. Perundingan terbaru dilakukan setelah kemenangan Taliban Afghanistan pada Agustus dan kedua belah pihak bertemu di seberang perbatasan Afghanistan dengan bantuan para pemimpin Taliban Afghanistan. "Pemerintah Pakistan dan Tehreek-e-Taliban Pakistan yang dilarang telah menyepakati gencatan senjata penuh,...

Riset Mengatakan Korut Memiliki Cukup Uranium Untuk Senjata Nuklir

Jakarta -  Sebuah studi mengungkapkan bahwa Korea Utara memiliki uranium yang cukup untuk membuat senjata nuklir dari pabrik yang mereka miliki. Korut juga tidak perlu membuat pabrik uranium lain. Riset Jurnal Sains dan Keamanan Global di Universitas Stanford dan perusahaan konsultasi tambang yang berbasis di Arizona, mengindikasikan Korut mampu meningkatkan produksi uranium mereka. "Sudah jelas bahwa DPRK (nama resmi Korut) terlihat memiliki lebih banyak kapasitas penggilingan (bijih uranium) daripada yang mereka gunakan saat ini," kata studi tersebut. "Ini berarti DPRK dapat memproduksi bijih uranium hasil giling dengan jumlah yang jauh lebih besar, jika mereka mau." Berdasarkan studi itu, pabrik uranium Pyongsan dapat memproduksi 750 sampai 1200 lot bijih uranium per hari. Dalam penggilingan uranium, ada dua jenis pengayaan uranium, yakni HEU danLEU. Pabrik Korut ini dikatakan mampu memproduksi 3.000 kilogram LEU dan 100 kg HEU. HEU merupakan uranium pengayaan t...

Boneka Squid Game yang Sedang Sangat Viral, Muncul di Taman Kota Seoul

Seoul -  Boneka berukuran raksasa dalam serial Squid Game muncul di salah satu taman kota Seoul, Korea Selatan. Boneka yang sebelumnya juga bisa ditemukan tourist di Desa Jincheon, di Chungcheongbok-do, Korea Selatan, ini kini juga bisa ditemui di Seoul Olympic Park. Dilihat dari akun instagram resmi pariwisata Seoul @visitseoul_official, boneka bernama Yeong-hee setinggi empat meter yang identik dengan baju oranye-kuning ini akan dipasang selama sekitar tiga bulan. Kehadiran boneka ini memberikan kesempatan kepada pengunjung dan penonton yang penasaran untuk ikut dalam permainan dari serial Netflix tersebut. Mengutip Reuters, pengunjung yang ada di taman dapat mengamati boneka sambil mendengar lagu "Red Light, Green Light", sehingga mereka dapat merasakan bagaimana jika mereka jadi salah satu peserta di serial Squid Video game. Beberapa pengunjung juga terlihat memakai baju olahraga warna hijau bernomor 456, sama seperti yang dikenakan oleh pemeran utama di serial itu. Sepe...

Pemerintah Rusia Melaporkan Kasus Varian Covid-19 yang Lebih Menular dari Varian Delta

Moscow -  Pemerintah Rusia melaporkan sejumlah infeksi COVID-19 varian baru yang diyakini lebih menular dari varian Delta, demikian dilaporkan Kantor Berita RIA pada Kamis. Ada kemungkinan varian AY42 akan menyebar luas, demikian RIA mengutip peneliti elderly dari pengawas konsumen negara Kamil Khafizov. Dilansir dari Antara mengutip Reuters, Kamis (21/10), varian itu dapat menyebabkan tingkat infeksi baru COVID-19, yang sudah mencapai rekor tertinggi di Rusia, melesat lebih tinggi. Varian baru bahkan pada akhirnya mampu menggantikan varian Delta, meski prosesnya cenderung lama, katanya. Presiden Rusia Vladimir Putin pekan ini menyetujui usulan untuk menutup tempat kerja selama sepekan mulai awal November setelah kematian COVID-19 harian di negara itu mencapai rekor baru 1.028 kematian sehari pada Rabu, dengan 34.073 infeksi baru.

Efek Samping dan Bahaya Bagi Tubuh Karena Sering Makanan yang Mengandung Pengawet dan Pemanis Buatan

Healthek -  Kesibukan seringkali membuat banyak orang menaruh pilihan pada hal-hal yang menghemat waktu, termasuk soal urusan makan. Tak heran bila makanan ultra-proses menjadi salah satu opsi populer untuk memenuhi asupan sehari-hari. Makanan ultra-proses umumnya diproduksi secara industri dan mengandung sejumlah besar bahan tambahan. Sebagian besar bahan tambahan itu merupakan buatan, seperti perisa, gula, lemak, atau pengawet makanan berbahan kimia. Namun terlepas dari kepraktisannya, timbul kekhawatiran dampak makanan ultra-proses pada orang-orang yang mengonsumsinya. Dokter Chris van Tulleken bekerja sama dengan ahli obesitas di Inggris melakukan eksperimen selama 30 hari dengan beralih ke diet regimen yang terdiri dari 80 persen makanan ultra-proses. Percobaan ini difilmkan sebagai bagian dari movie dokumenter BBC berjudul 'What Are We Feeding Our Kids?'. Makin lapar, berat badan naik, hingga perubahan hormon Hari pertama diet plan Chris awali dengan sarapan ayam goreng ...